Desain
Secara fisik, desainnya—patuh dengan pakem yang sudah dianut sejak awal—sangat cantik. Kebetulan, PCplus kebagian menguji Eee PC 900 warna putih alias “pearl white” (warna lainnya yang disediakan adalah hitam). Sekilas, keaduhaiannya sedikit mengingatkan pada notebook besutan Apple yang simpel namun elegan.
Layar & Keyboard
Dengan ukuran layar yang kini mencapai 8,9 inci dan beresolusi 1024 x 600, tampilan halaman web atau dokumen menjadi lebih enak dilihat serta dinavigasi. Tapi membesarnya dimensi layar tidak diikuti dengan keyboard—ukurannya masih sama persis dengan Eee PC 700. Ketika digunakan pertama kali, terasa agak canggung dan kerap salah tekan. Tapi, makin sering digunakan, kesulitan tersebut akan segera berlalu.
Touchpad
Touchpad-nya kini mendukung teknologi “multi-touch gesture recognition” yang memungkinkan kita menggunakan dua jari untuk melakukan hal-hal seperti naik-turun, scrolling, dan zooming foto. Ukurannya juga cukup lega sehingga enak dioperasikan. Uniknya, aktivitas touchpad ini bisa dipantau di bar menu bawah di sisi paling kanan.
Belum Intel Atom
Revisi yang cukup menggembirakan juga dilakukan Asus di daftar spesifikasinya. Prosesornya memang belum Intel Atom, melainkan masih mengadopsi Intel Celeron 900MHz.
Memori 1GB
Memorinya kini mencapai 1GB, menjadikan performanya lebih enak digenjot. Kapasitas media penyimpanan juga diperbesar jadi 12GB untuk versi Windows dan 20GB untuk model Linux.
Fasilitas “Halo-Halo”
Bagi yang sering menggunakan kamera di notebook, fasilitas tersebut juga tak luput disediakan dengan kaliber 1,3 megapiksel. Sering menggunakan berhalo-halo via internet? Aplikasi Skype yang menawarkan layanan VoIP telah disiapkan pula di notebook ini.
Koneksi-Koneksi
Urusan port dan koneksi, Asus termasuk murah hati. Di sisi kiri, bisa ditemukan port LAN, satu port USB 2.0, dan dua colokan audio jack (mikrofon dan headset). Di sisi kanan, ditempatkan MMC/SD card reader, dua port USB 2.0, analog video out, dan Kensington lock.
Kesimpulan
Sesuai motonya (Easy to learn, Easy to work, Easy to play), Asus semakin berhasil merancang notebook kecil-mungil yang benar-benar bisa dipakai bekerja sekaligus mudah dibawa ke mana-mana. Harganya memang tidak murah, tapi fasilitas yang ditawarkan terbilang cukup memadai. (kc)
Spesifikasi
Prosesor | Intel Celeron M ULV 353, 900MHz |
Memori | DDR2 667MHz, 1GB |
Chipset | Intel 910 GML |
Kartu grafis | GMS 910 GML |
Harddisk | 10GB |
Optical drive | Tidak ada |
Fasilitas | WiFi, Cardreader, USB (2x), Kamera |
Layar | 9 inci, 1280x768 pixel |
Sistem operasi | Windows XP/Linux |
Batere | 4400 mAh |
Dimensi | 22,5x17x(2,8-3,7) cm |
Bobot | 1 kg |
Garansi | 1 tahun |
Situs Web | eeepc.asus.com |
Harga Kisaran | Rp. 5,7 juta (Linux), Rp. 5,9 juta (Windows) |
*Diperoleh dari Astrindo Senayasa
KINERJA
Cinebench R10 | 732 CB-CPU |
Encoding Video | 1 jam 16 menit 21 detik |
Encoding Audio | 10 menit 17 detik |
3DMark2006 110 | 1118 3DMarks |
DURASI BATERAI | |
Memutar HD Video | 1 jam 35 menit |
1 jam 24 menit |


